Perbedaan Akun Google Adsense Hosted dan Non Hosted


Hi Guys, salam sukses untuk Anda pejuang bisnis online Indonnesia, kali ini saya akan membagikan artikel mengenai "Perbedaan Akun Google Adsense Hosted dan Non Hosted", Yok mari kita pelajari bersama sampe akhir artikel.

Platform periklanan milik perusahaan raksasa Google yaitu Adsense menjadi salah satu hal yang cukup penting bagi para pengembang website dan blog di dunia. Para pengembang sendiri mendaftarkan website dan blog miliknya sebagai mitra Adsense agar kemudian bisa bekerjasama dan mendapat penghasilan setiap bulannya.

Namun ternyata bergabung menjadi mitra Adsense tidak semudah kelihatannya, bahkan cukup sulit karena pengguna harus terlebih dulu melewati 2 tahapan review, mendatangkan visitor dari Google, serta tidak lupa untuk melengkapi navigasi blog dengan TOS, Privacy and Policy, Disclaimer dan lainnya, ingat harus lengkap!

Hingga sekarang Google Adsense pun telah menyediakan dua jenis akun yang berbeda yaitu hosted dan non hosted. Meskipun sama-sama sebagai akun Google Adsense, tapi rupanya keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas. Dan berikut ini adalah perbedaan, serta kelebihan dan kekurangan kedua akun tersebut yakni hosted dan non hosted.

Ternyata ada beberapa "perbedaan antara akun hosted dan non hosted Google Adsense" yang akhirnya menjadi kelebihan atau kekurangannya masing-masing, berikut adalah perbedaan dari keduanya.

Google Adsense Hosted

Hosted adalah akun Google Adsense yang paling sering digunakan pengguna, selain itu juga menjadi yang paling mudah dalam proses pendaftaran. Adapun ini merupakan ciri-ciri dari akun hosted Google Adsense yang membedakannya dengan non hosted.

1.Platform pendaftaran

Perlu diketahui bahwa akun Google Adsense hosted hanya bisa didaftarkan melalui platform Blogger dan Youtube, itu artinya blog berbasis WordPress tidak bisa mendaftar dan bekerja sama dengan program pengiklanan ini. Kemudian untuk mendapatkan akun hosted sendiri, pengguna harus menggunakan domain dan hosting gratis yang disediakan oleh Blogger (blogspot). Dan nantinya proses pendaftaran bisa dilakukan dengan mudah melalui dashbord blog masing-masing.

2. Ada Kebijakan Tersendiri Mengenai Penampilan Iklan

Dikarenakan akun hosted proses pendaftarannya hanya bisa dilakukan di platform Youtube dan Blogger saja, maka iklan juga hanya dapat tampil pada kedua platform tersebut. Selain itu, jika blog blogspot anda telah menggunakan domain TLD (Top Level Domain) atau istilahnya tidak menggunakan domain gratis dari blogspot lagi, iklan pun juga tidak akan ditampilan.

Kemudian apabila akun Google Adsense hosted anda didapatkan melalui pendaftaran Youtube, sedangkan anda ingin menampilkan iklan di blog. Maka akun hosted tersebut wajib diupgrade terlebih dulu.

Kelebihan Akun Hosted

Ada beberapa kelebihan yang ditawarkan akun hosted dibandingkan non hosted, salah satunya adalah mudahnya melakukan pendaftaran karena hanya melalui 1 kali tahap review saja. Kemudian yang tidak kalah pentingnya adalah tidak perlu mengeluarkan modal besar, pasalnya blog yang kita digunakan secara otomatis sudah mendapat fasilitas hosting dan domain gratis dari blogspot (blogger).

Kekurangan Akun Hosted

Adapun kekurangannya cukup berat dikarenakan dengan akun hosted maka kode iklan tidak dapat dipasang pada platform lain selain Blogger dan Youtube. Apalagi iklan akun hosted ini hanya tampil pada domain gratis saja, itu artinya anda tidak dapat menampilkan iklan jika mengganti domain menjadi TLD.

Dan untuk menampilkan iklan di domain TLD, pengguna harus melakukan upgrade akun yang prosesnya cukup lama dikarenakan harus verifikasi PIN terlebih dulu. Sementara pengiriman PIN tersebut juga akan sampai ke rumah anda dalam waktu 1-2 bulan lamanya.

Google Adsense non Hosted

Jika akun hosted lumayan mudah didapatkan, maka akun non hosted kebalikan dari itu. Beberapa pengguna mengaku cukup sulit mendapatkannya. Terlebih tahap review yang dilewati sebanyak 2 kali dan pengguna juga harus memiliki visitor organik dari mesin pencari. Dan berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan akun Google Adsense non hosted.

1. Platform Pendaftaran

Syarat mendapatkan akun Google Adsense non hosted tergolong bebas, anda bisa mendafartarkannya menggunakan platform blogger tentu yang sudah dikostumisasi dengan domain TLD, WordPress self hosted, php, dan masih banyak platform CMS lain. Intinya hampir semua CMS mendukung pendaftaran Google Adsense jenis non hosted.

Platform yang Mendukung Tampilnya Iklan

Akun non hosted memberikan kebebasan kepada penggunanya, apalagi jenis iklan ini bisa tampil di berbagai platform. Terlepas itu Blogger, WordPress, bahkan Youtube pun bisa memasang kode iklannya.

Kelebihan Akun Non Hosted

Cukup banyak rasanya kelebihan yang ditawarkan oleh akun non hosted, terutama iklan bisa tampil di mana saja. Anda juga bisa memasang kode iklan tanpa harus menunggu review terlebih dulu. Akun ini pun bisa digunakan pada Youtube maupun WordPress namun yang jenisnya self hosted.

Kekurangan Akun Non Hosted

Meskipun demikian, akun jenis ini pun rupanya memiliki beberapa kekurangan diantaranya adalah proses pendaftaran yang sulit. Bisa-bisa sekali mendaftar belum tentu langsung diterima, apalagi review juga terdiri dari 2 tahap. Tahap pertama mesin milik Adsense akan melihat kualitas blog yang didaftarkan apakah layak jika dipasangi iklan atau tidak, navigasi blog mudah atau tidak, dan masih banyak syarat lainnya.

Tahap kedua, blog diperiksa kualitasnya secara langsung oleh pihak Adsense. Artinya pemeriksaan tidak lagi dilakukan oleh mesin atau robot namun langsung oleh manusia. Pada tahap kedua inilah pengguna sering gagal karena beberapa alasan seperti navigasi blog sulit, blog tidak layak, dan konten tidak memenuhi syarat. Ada baiknya jika ingin mendaftar, pengguna harus mengetahui syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh Google Adsense.

Kesimpulan

1. Persyaratan 
a). Hosted: Blogger (Blogspot), Youtube, HubPages
b). Non Hosted: WordPress, PHP, dan CMS lain

2. Tempat pendaftaran
a). Hosted: Blogger (Blogspot), Youtube, HubPages 
b). Non Hosted: WordPres, PHP, dan CMS lain 

3. Tampilan iklan
a). Hosted: Blogger (Blogspot), Youtube, HubPages
b). Non Hosted: Di platform mana saja

4. Kelebihan
a). Hosted: Pendaftaran mudah, 1 kali tahap review, hosting gratis
b). Non Hosted: Iklan tampil tidak harus menunggu review

5. Kekurangan
a). Hosted:  Proses upgrade lama
b). Non Hosted: Pendaftaran sulit, 2 kali tahap review, hosting berbayar

Itulah beberapa perbedaan beserta kelebihan dan kekurangan akun masing-masing. Dengan itu, anda bisa memilih akun mana yang cocok dengan blog yang dimiliki. Intinya akun hosted maupun non hosted sebenarnya sama saja, yakni untuk membuat penggunanya lebih produktif lagi. Perbedaanya hanya terletak pada platform pendaftaran dan iklan yang tampil. Anda bisa memilih akun tersebut sesuai kebutuhan.

Jika menggunakan platform Blogger atau Youtube, anda bisa memilih jenis akun hosted. Tapi apabila ingin mendapatkan kebebasan dan keluasan tampilnya iklan, alangkah baiknya melakukan pendaftaran dengan menggunakan WordPress self-hosted yang tergolong berbayar, atau tetap menggunakan platform Blogger dengan minimal melakukan upgrade domain terlebih dulu. Hal itu secara tidak langsung mengindikasikan bahwa untuk mendapatkan akun hosted bisa gratis dan untuk non hosted berbayar.

Semoga artikel tentang Perbedaan Akun Google Adsense Hosted dan Non Hosted ini bermanfaat bagi kamu. Intinya, tetap berjuang, berusaha dan terus berkarya ya Guys😊👍🙏

Comments

Trending Post Terbaru My Google My Business

Jasa Review Google Bisnis Maps

Cara Membuat Kontak Website dengan Google Form

Cara Cepat Menambahkan Bisnis di Google Maps

Cara Berbisnis Online Tanpa Modal dengan [Google AdSense]

Cara Membuat Akun Google Terbaru

Jasa Maintenance Google Ads

Cara Daftar Google Suite (Google Cloud)

Perbedaan Pengertian CPM (Cost Per Million) PPC dan CPC

Cara Beriklan di Google Ads [Google AdWords]